Tanggal 17/07/2015 yang diterima oleh redaksi MMN berkaitan dengan insiden yang terjadi
di Tolikara Papua, bahwa daerah Tolikara Papua memang daerah yang rawan konflik,
seperti konflik antar suku sesama penganut Kristen, konflik yang dilatar belakangi Pilkada
dan sebagainya.
Uangkap, A. Wahhab, konflik yang terjadi di Tolikara menjadi berita Nasional karena kebetulan melibatkan antar umat Islam dan kelompok dari pihak Kristen.
Sedangkan daerah selain Tolikara di Papua cukup aman, bahkan pemuda-pemuda Kristen juga banyak yang ikut berpartisipasi mengamankan berlangsungnya hari raya Idul Fitri 1436 Hijriyah.
Dikabarkan, tokoh-tokoh agama baik Islam maupun Kristen Sangat menyayangkan terjadinya insiden Tolikara tersebut. Mereka meminta agar kedua belah pihak tidak Mudah untuk terprovokasi dengan berita-berita yang tersebar di beberapa media.
Kasus tersebut ditangani oleh Wakapolda Papua Brigjen Pol Rudofl Rozak. Masing-masing tokoh terkait dikumpulkan agar masalah tersebut dapat diselesaikan bersama-sama.
Sumber : www.muslimedianews.com
5 butir kesepakatan damai tokoh agama terkait insiden Tolikara
kronologi insiden Tolikara di papua
Hal Di Balik Pembakaran Masjid di Tolikara
Inilah Pernyataan Sikap Presidium AAUI atas Insiden Tolikara
Tokoh muslim sampaikan pernyataan atas insiden Tolikara
Sikap PapuaItuKita terkait insiden Tolikara
Tag :
berita
1 Komentar untuk "Para Tokoh agama menyesal akibat insiden Tolikara di Papua"
joni